Siklus Hujan
Sains

4 PROSES TERJADINYA HUJAN

88 / 100

Proses terjadinya hujan, bagaimanakah? Pada bulan Januari 2021 ini, wilayah DKI Jakarta diguyur hujan hampir setiap hari. Apalagi di akhir Januari ini, langit mendung dan cuaca terasa dingin. Hal yang disyukuri atas efek berminggu-minggu hujan dan cuaca dingin adalah hematnya energi listrik terhadap penggunaan kipas angin atau AC di rumah-rumah penduduk. Angin yang sejuk membuat penghuni rumah tidak banyak menggunakan elektronik pendingin seperti kala cuaca sedang panas.

Indonesia mempunyai dua musim, musim kemarau dan musim penghujan. Musim penghujan sangat bermanfaat bagi bumi untuk kelangsungan hidup manusia. Air hujan yang turun, akan meresap masuk ke dalam tanah pada area-area yang permeabilitasnya tinggi, mengalami filtrasi, dan disimpan menjadi air tanah. Hal ini dapat dijelaskan dengan detail melalui ilmu hidrogeologi.

Hanya saja, sayangnya proses terjadinya hujan ini juga berdampak pada banjir karena berbagai faktor, baik faktor manusia maupun faktor alam itu sendiri. Banjir juga menjadi salah satu bagian bencana alam global, terjadi secara reguler pada beberapa wilayah di Indonesia, juga di negara lain. Ini juga bukti, bahwa isu pemanasan global itu berdampak pada banyak hal, dan perlu mendapat perhatian dari kita semua, demi menjaga ekosistem bumi supaya sustainable.

Ilustrasi Hujan
Ilustrasi Hujan

Lalu pernahkah Anda berpikir darimana air hujan itu berasal? Mengapa tiba-tiba jatuh dari langit begitu saja? Kita memang tidak secara kasat mata melihat proses terjadinya hujan, tetapi tentu hujan tidak terjadi begitu saja tanpa proses apapun. Berikut ini adalah lingkaran proses terjadinya hujan atau dalam bahasa Hidrologi (ilmu yang mempelajari tentang air) disebut dengan PRECIPITATION.

Proses terjadinya hujan
Siklus Air

PROSES TERJADINYA HUJAN SESUAI SIKLUS AIR

1. COLLECTION (PENGUMPULAN AIR)

Di permukaan bumi, kita melihat ada air yang terdapat di sungai, danau, waduk, rawa-rawa, serta cekungan yang lain, dan bahkan pada tumbuhan pun terdapat air yang dikandung ketika kehujanan atau sengaja disiram. Selain itu, tanah juga menyerap air hujan yang jatuh dan menyimpannya ke dalam pori-pori. Kumpulan-kumpulan air ini, terutama yang ada di sungai, akan mengalir berakhir ke laut, sebagai tubuh air yang sangat luas. Kumpulan air tersebut sebagian besar berasal dari air hujan yang turun ke bumi.

2. EVAPORATION (PENGUAPAN)

Evaporasi atau penguapan terjadi jika bumi disinari oleh matahari, maka kumpulan air yang berada di permukaan bumi, baik di sungai, danau, waduk, rawa, tumbuhan, tanah, laut, akan mengalami penguapan oleh panasnya matahari, dimana uap ini akan naik ke atas dan berkumpul di awan membentuk titik-titik air.

3. CONDENSATION (PENGEMBUNAN)

Kondensasi atau pengembunan adalah proses eksothermik (melepas panas), yang merubah uap air yang ada di udara bebas menjadi benda cair pada suhu udara di bawah titik embun. Kondensasi tidak asing dalam pelajaran ilmu Fisika. Lebih rinci tentang kondensasi dapat dibaca pada Wikipedia disini.

4. PRECIPITATION (HUJAN)

Kondensasi uap air menyebabkan terjadinya awan. Awan adalah massa yang dapat dilihat dari tetesan air atau kristal beku yang menggantung di atmosfer, baik yang berada di permukaan bumi maupun planet yang lain. Kumpulan awan ini, karena pengaruh suhu dapat mencapai titik jenuh, lalu turun ke bumi, dan terjadilah hujan atau presipitasi, yang kita dapat lihat pada musim penghujan. Jenis-jenis hujan pun juga ada bermacam-macam. Penyebab, serta intensitasnya juga dapat dipelajari dengan lebih mendalam. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika menginformasikan perubahan cuaca sehari-hari, termasuk kondisi hujan, berawan, maupun panas. Anda dapat mengunjungi websitenya.

i

Bagaimana jika Anda hidup tanpa air? Sulit sekali membayangkan hal tersebut terjadi. Untuk hidup manusia perlu air, buat minum, memasak makanan, mencuci, membersihkan peralatan-peralatan, mandi, menyiram tanaman, dan lain-lain. Betapa hidup kita bergantung pada air. Air yang turun dari langit melalui proses terjadinya hujan, akan disimpan oleh tanah, yang akhirnya dapat kita manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sayangilah air, gunakan secukupnya, jaga lingkungannya, supaya proses siklus air tetap berjalan dan kehidupan kita tetap terbantu. Oleh karena itu hidrologi (termasuk di dalamnya proses terjadinya hujan) adalah pengetahuan yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia di atas bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *