Teknologi

7 PERBEDAAN MAPINFO PROFESSIONAL DAN ARCGIS

84 / 100

Sebelum menginjak pada perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS, perlu diketahui bahwa keduanya adalah sama-sama software GIS (Geographic Information System) yang sangat membantu dalam membangun data spasial (keruangan). Keduanya juga merupakan software desktop, yang tanpa koneksi internet sekalipun dapat digunakan untuk membangun, mengolah, mengedit, maupun memanipulasi data peta digital.

MapInfo Professional dan ArcGIS tentu tidak asing bagi mereka yang bergerak di bidang GIS. Keduanya adalah software GIS berbayar yang membutuhkan license untuk menjalankannya. Versi trial tersedia, tetapi biasanya terbatas hanya 30 hari masa percobaan setelah tanggal instalasi. Harganya pun juga lumayan tinggi, dan mereka yang membeli license MapInfo Professional dan ArcGIS, biasanya memang atas nama perusahaan atau instansi yang kesehariannya menggunakan software tersebut untuk pekerjaan. Jarang sekali yang membeli atas nama pribadi, karena harga yang cukup tinggi.

Setiap software tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan, demikian juga MapInfo Professional dan ArcGIS. Apakah perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS?

Perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS
Tampilan MapInfo Professional
Perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS
Tampilan ArcMap pada ArcGIS

PERBEDAAN MAPINFO PROFESSIONAL DAN ARCGIS

NO.ITEMMAPINFO PROFESSIONALARCGIS
1.HARGA & TIPE LICENSELebih murah dibanding ArcGIS. Feature Based License MapInfo Professional terdiri atas 3, yaitu MapInfo Pro Advanced, MapInfo Premium Services, dan MapInfo Pro Basic Licenses. Berapa harga masing-masing, Anda dapat menghubungi kontak pada web MapInfo.Mahal, tools yang kompleks menjadi salah satu faktor, kenapa ArcGIS lebih mahal dibanding MapInfo. ArcGIS Desktop mempunyai 3 tipe license, yaitu Basic, Standard, dan Advanced, dengan harga yang berbeda. Anda dapat check di web ESRI.
2.PERUNTUKANMudah untuk pembuatan dan editing data spasial baik yang sederhana maupun kompleks. MapInfo lebih menjurus pada sistem informasi.Cocok untuk user yang membutuhkan sistem GIS skala enterprise untuk high end analytics, dengan multi-user, multi-versioned geodatabase. ArcGIS lebih menjurus pada analisis georeference detil.
3.INTEGRASI WEB SERVICES  MapInfo Pro versi premium services, dapat terkoneksi dengan Bing Map Services (Bing Aerial, Bing Roads, Bing Hybrid). Toolnya sudah ada pada MapInfo Pro desktop versi-versi terbaru, dimana user dapat melakukan overlay petanya dengan citra satelit maupun peta jalan dari produk Microsoft Bing, seperti halnya Google Earth.ArcGIS dapat terkoneksi dengan Google Earth, Google Map, melalui tool Geo-Explorer. Referensi lain menyebutkan ada tool Arc2Google sebagai extension tambahan dalam dockable window untuk menampilkan Google Earth / Google Map.
4.KEMUDAHAN PENGGUNAAN  Toolsnya mudah digunakan (easy-to-use) bagi orang awam GIS sekalipun (user-friendly). Perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS juga ditunjukkan oleh ringannya tool-tool pada MapInfo.Bagi user yang belum familiar, toolsnya lebih rumit dan perlu adaptasi dengan waktu yang cukup lama untuk terbiasa menggunakan.
5.TOOLSTools MapInfo tidak sebanyak ArcGIS meskipun setiap pergantian versi ada penambahan fitur. MapInfo tidak memiliki fitur topologi seperti yang dipunyai ArcGIS. Tetapi MapInfo punya kelebihan untuk editing lebih mudah dan cepat, baik grafis maupun manipulasi data atribut / tabular.Mempunyai banyak geoprocessing tools serta banyak tools lain dengan berbagai macam fungsi. ArcGIS juga mempunyai fitur-fitur topologi untuk melihat overshoot dan undershoot object. ArcGIS lebih kompleks untuk editing grafis maupun tabular.
6.LAYOUTSangat kurang dalam fleksibilitas menampilkan pengaturan layout untuk kebutuhan print-out. MapInfo masih kaku untuk hal ini, dan belum ada perbaikan yang signifikan sampai versi terakhir. Tak seperti halnya ArcGIS, automatic grid koordinat juga tidak ada pada MapInfo secara default. Beberapa developer yang berbaik hati pernah membuat tool khusus untuk garis grid pada layout MapInfo yang dibangun dengan MapBasic, tetapi user harus rajin cari toolsnya.Sangat bagus untuk layout dan fleksibel dalam pengaturan. Grid koordinat juga dapat secara otomatis ditampilkan dan memudahkan bagi user. Ini juga sebagai perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS yang paling tampak.
7.USERMapInfo banyak digunakan oleh user dari bidang pertambangan / mining, geologi, oil gas, dan sejenisnya. Hal ini juga dikarenakan MapInfo juga mempunyai produk lain yang bekerjasama, yaitu Discover / Discover 3D yang banyak digunakan oleh scientist untuk analisis sub-surface.User ArcGIS bervariasi dari berbagai macam industri / bidang. Institusi yang bergerak di bidang pemetaan dan sejenisnya, lebih banyak menggunakan ArcGIS.
Tabel Perbandingan Perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS

Itulah beberapa garis besar perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS. Masih banyak perbedaan detilnya jika diteliti satu per satu. Di market, MapInfo Professional memang sebagai kompetitor dari ArcGIS. Bagi Anda yang mengambil kuliah Geografi, ArcGIS biasanya diperkenalkan sejak di masa perkuliahan di kampus-kampus universitas, sehingga ketika keluar ke dunia kerja, kebanyakan user familiarnya dengan ArcGIS dibanding MapInfo Professional.

Setiap software pasti ada plus minusnya, tetapi semua itu tergantung user lebih prefer menggunakan yang mana, dan tentunya menyesuaikan kebutuhannya masing-masing. Di sisi lain banyak user yang menggunakan open-source GIS software sebagai alternatif, yang juga dapat diperbandingkan seperti perbedaan MapInfo Professional dan ArcGIS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *